Pansus Kalah Pamor dengan Ayu Azhari

Published 28/12/2009 by martono loekito

Langkah artis cantik, Ayu Azhari maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Sukabumi tahun 2010 masih mengundang perdebatan di kalangan masyarakat. Di balik maraknya penolakan terhadap pencalonan Ayu, tidak sedikit masyarakat yang mendukungan terhadap artis bernama asli Khadijah Azhari ini. Bahkan masyarakat yang pro Ayu Azhari terlihat santun dan cerdas dalam memberikan komentarnya.
Komentar dukungan salah satunya disampaikan Corry Harisyahatullaely, seorang ibu muda asal Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi. Mantan aktivis mahasiswa yang pernah aktif di bengkel seni ini menganggap pencalonan Ayu Azhari sama sekali tidak menyalahi aturan hukum. Bahkan setiap warga negara punya hak yang sama untuk menjadi seorang pimpinan daerah. ‘’Tidak perlu kebakaran jenggot. Toh, Mbak Ayu juga merupakan warga negara Indonesia. Siapa pun tidak berhak melarang atas keinginan Mbak Ayu untuk masuk dalam kancah politik praktis termasuk mencalonkan sebagai Wakil Bupati Sukabumi,’’ kata mantan Ketua Magma Teater, sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).
Menurut Corry, tampilnya Ayu Azhari justru harus menjadi bahan renungan bagi masyarakat maupun para kandidat lainnya yang akan mencalonkan di arena Pilkada. Pasalnya, ada sebuah kelebihan yang dimiliki Ayu terkait profesinya sebagai artis dan pemain sinetron. ‘’Terlepas dari sebutan orang yang mengatakan Ayu Azhari seorang artis panas, dia punya jiwa seni yang selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah,’’ tandas Corry.
Komentar dengan muatan intelek disampaikan juga Ketua MataSukabumi, Feri Heyadi yang tinggal di Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi. Dia menilai kehadiran Ayu Azhari dalam bursa pencalonan Wakil Bupati Sukabumi menjadi sebuah pendorong bagi terciptanya proses demokrasi. Semangat itu perlu ditumbuhkan demi cita-cita reformasi.
‘’Terlepas lolos atau tidaknya Ayu Azhari dalam pencalonan ini, masyarakat jangan langsung menuding sosok artis ini adalah tidak baik. Reaksi keras dengan menolak pencalonan Ayu justru akan menjadikan masyarakat berbalik arah menjadi lebih simpatik. Kondisi itu akan sangat menguntungkan bagi Ayu yang namanya sudah dikenal oleh masyarakat luas,’’ kata Ferry.
Komentar simpati akibat reaksi berlebihan yang menolak pencalonan Ayu Azhari akhirnya bermunculan dalam dunia maya terutama di jejaring sosial facebook. Tidak sedikit para maniak facebook memberikan dukungan terhadap pencalonan istri vokalis White Lion, Mike Trump ini. Salah satu grup bertuliskan “Beri Dukungan Ayu Azhari Ikut Pilkada Sukabumi” hingga pukul 20.00 Wib sudah memiliki anggota sebanyak 872 orang.
Bahkan salah seorang anggota grup “AYU AZHARI for SUKABUMI 2010-2015” bernama Salman Alfarisi memberikan komentar dukungannya terhadap pencalonan ibu bernanak enam itu. Salman memberikan rasa salutnya terhadap keberanian Ayu Azhari maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Sukabumi. Grup pendukung Ayu Azhari justru terkesan lebih santun dan sopan yang salah satu buktinya menyertakan foto Ayu dalam halaman facebok dengan busana yang tidak seronok.
‘’Orang suka melihat luarnya saja. Belum tentu orang yang taat beribadah tidak pernah maling atau korupsi. Sudah banyak buktinya. Belum tentu seseorang punya pengalaman agama lebih bagus akhlaknya dari orang yang belum mengetahui agama,’’ kata Salman.
Sementara itu, hujatan hingga makian atas pencalonan Ayu Azhari disampaikan ratusan penggemar dalam jejaring yang sama. Di dalam grup dengan judul “TOLAK AYU AZHARI MENJADI BALON WABUP KABUPATEN SUKABUMI” terbaca komentar pedas yang dialamatkan kepada Ayu Azhari. Bahkan halaman grup ini secara sengaja menampilkan foto-foto Ayu Azhari dengan busana nyaris telanjang.
Hampir sebagian besar masyarakat yang kontra pencalonan Ayu mengomentari sisi negatifnya sebagai artis panas yang tidak pantas memimpin Kabupaten Sukabumi. Bahkan tulisan yang dibuatnya pun terkesan kasar dan tendensius. Mereka intinya mengajak masyarakat Kabupaten Sukabumi agar tidak memilih Ayu Azhari jika lolos menjadi calon Wakil Bupati berpasangan dengan Heriyanto.
‘’Tolak…….eta jurig tong dipilih, nyingkir ti sukabumi ( Tolak itu hantu jangan dipilih. Pergi dari Sukabumi, red). Tuh kan asalnya bahasa saya bagus, karna melihat hal itu jadi jelek deh,’’ demikian tulisan, Ilyas Abdullah seorang anggota yang kontra terhadap pencalonan Ayu Azhari.
Anggota yang tergabung dalam grup menolak Ayu Azhari jumlahnya cukup besar. Hingga pukul 20.00 WIB, jumlah anggota grup ini sudah nyaris menembus angka 1.000 orang. Bahkan salah seorang anggotanya mengajak penggalangan sekitar 1.500 anggota dalam satu hari.

One comment on “Pansus Kalah Pamor dengan Ayu Azhari

  • Da sekarang mah rakyat kabupaten sukabumi udah pada cerdas atuh, bisa milih mana balon yang mewakili dan didukung sama partai yang eucreug, mana balon yang dipilih dan didukung partai yang kalap karena kalah melulu !!

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: