Golkar dan Sri Mulyani

Published 28/12/2009 by martono loekito

Pengamat politik Universitas Indonesia Arbi Sanit melihat Pansus Angket Century tidak lebih dari sekadar sandiwara politik. Misinya saat ini sudah berputar, menjadi alat “perang” Aburizal Bakrie melawan Sri Mulyani.

“Saya sudah melihat itu dari awal dipimpin Idrus. Ical menyuruh menyerang Sri Mulyani dari belakang, Pansus ini kepentingan,” kata Arbi kepada detikcom, Sabtu (12/12/2009).

Arbi melihat Ical menitipkan pesan peperangan kepada Sri Mulyani melalui Idrus Marham, sang ketua Pansus. “Sekarang ini pertarungan Sri Mulyani dengan Ical,” jelas Arbi.

Arbi melihat Golkar sedang melakukan upaya kriminalisasi terhadap Sri Mulyani dan Boediono. “Ini sama dengan yang dialami Bibit dan Chandra, kriminalisasi terhadap Sri Mulyani dan Boediono,” papar Arbi.

Lalu kemana arah pansus angket Century? “Menurunkan Sri Mulyani dan Boediono,” tutupnya.

Sri Mulyani dianggap memulai pertempuran setelah menyampaikan pandangannya bahwa Golkar tidak akan bersikap fair kepadanya. Tudingan Sri Mulyani dijawab Golkar dengan pembeberan rekaman pembicaraan Menteri Keuangan tersebut dengan Robert Tantular. Namun demikian rekaman ini dibantah langsung oleh Sekretaris Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) Raden Pardede.

Raden mengatakan suara yang disangka Robert Tantular dalam rekaman yang dimiliki oleh Pansus Hak Angket Century, sebenarnya suara Ketua UKP3R (Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Kebijakan dan Reformasi) Marsilam Simanjuntak yang hadir dalam rapat KSSK. sumber: detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: