Ramai-ramai Nikah Siri: Disuka Karena Serba Gampang

Published 21/02/2010 by martono loekito

Kisah asmara Dewi Persik memang selalu bukin kejutan. Sejak menikah dengan pedangdut Saipul Jamil, 26 Mei 2005, Dewi mulai dihinggapi gosip-gosip yang tidak sedap. Hubungan rumah tangga Dewi-Saipul sering jadi sorotan karena selalu ribut. Puncaknya, 18 Desember 2007, keduanya resmi bercerai.

Setelah mengalami cerai dengan Saipul Jamil, Dewi kemudian menorehkan kisah asmara yang tidak kalah seru. Dewi dikabarkan telah kawin siri. Yang jadi semakin tak lazim, dia dikabarkan menikah secara siri selama dua kali di tahun yang sama, 2008.

Pernikahan siri Dewi yang pertama dengan Aldi Taher 4 Juli 2008. Tapi entah kenapa Dewi tiba-tiba dikabarkan menikah siri lagi dengan seorang pria bule bernama Ferry Farid Yusuf, 13 Oktober 2008, yang disaksikan Asep, bekas manajer Dewi.

Namun pernikahan siri dengan Ferry dibantah Dewi. Dia bilang Ferry pernah datang ke rumahnya hanya untuk melamar, bukan menikah. Sedangkan dengan Aldi ia mengaku benar menikah secara siri alias bawah tangan.

Dewi kemudian membeberkan Kepada wartawan di Pengadilan Agama Jakarta Utara, Dewi mengaku pernikahan agama itu dilakukan di rumah Hendra Santo dan Endah di Meruya, Jakarta Barat. Pernikahan yang berlangsung 4 Juli 2008 itu juga disaksikan oran tua kedua mempelai. Penghulu yang menikahkan Dewi dan Aldi adalah Junaeri.

“Kami memang sudah menikah pada 4 Juli 2008. Dan pernikahan kami sah secara agama,” kata Dewi yang didampingi Aldi Thaher.

Namun kisah asmara antara Aldi dan Dewi bukan berarti baik-baik saja. Pertengkaran demi pertengkaran seringkali terjadi. Bahkan Aldi mengaku sering mengucap talak kepada Dewi.

Kisah Aldi dan Dewi yang sudah seranjang sempat menjadi misteri. Ketika dicegat wartawan keduanya sama-sama mengaku masih pacaran. Padahal keduanya dalam banyak kesempatan terlihat begitu lengket, layaknya pasangan suami-istri.

Namun sepandai-pandainya Aldi dan Dewi menyimpan, akhirnya ketahuan juga. “Ini memang salah saya yang malu mengatakan kalau Dewi adalah istri saya,” jelas Aldi. Dari mulut Aldi kemudian keluar cerita-cerita tentang nuansa kehidupan dirinya dan Dewi pasca nikah siri.

Menariknya, yang menyarankan mereka menikah siri kabarnya Saipul Jamil, bekas suami Dewi. Dan Saipul juga yang meminta Zunaeri untuk menikahkan Dewi dan Aldi.

Zunaeri adalah seorang guru ngaji kenalan Saipul. Selain mengajar ngaji, Zunaeri yang tinggal di rumah susun Boing, Jakarta Utara, juga sebagai pengrajin lemari kayu.

Nah, bocornya berita pernikahan siri Aldi dan Dewi kabarnya disebarkan Saipul. Bekas suami Dewi persik ini yang membocorkannya kepada pekerja infotaimen.

“Berita ini bocorkan Saipul. Karena Saipul yang mengenal Zunaeri saat dia masih tinggal di rumah susun ini,” kata salah satu bekan tetangga Saipul di rumah susun Kemayoran.

Tapi kabar itu langsung ditepis Saipul. Dia mengaku tidak mengenal seorang penghulu bernama Zunaeri. Bahkan ia juga membantah pernah tinggal di rumah susun Boing di Kemayoran, Jakarta Utara.

“Saya tidak ada maksud apapun terhadap mantan isteri saya itu. Sejak bercerai saya sudah tidak mau tahu lagi dengan urusan dia dan tolong jangan dikaitkan hal apapun yang negatif dari dia dengan saya,” kata begitu sanggah Saipul.

Namun tetangga Saipul tetap ngotot kalau Saipul itulah sang penyebar berita pernikahan Dewi-Aldi. Dia mengungkapkan, Saipul membocorkan berita itu karena merasa tersinggung. Pasalnya, Dewi menolak ajakan rujuk Saipul.

Terkuaknya pernikahan siri Dewi dan Aldi seolah menguatkan anggapan kalau pernikahan model ini masih digandrungi masyarakat. Semua kalangan, baik selebriti, politikus, pejabat, maupun masyarakat biasa banyak yang dikabarkan kawin siri.

Pernikahan orang terkenal yang yang sempat mencuat ke publik antara lain, Mayangsari-Bambang Triatmojo, Ani Muryadi-Farhat Abas, Angel Elga-Rhoma Irama, dan Hengki Kurniawan-Christy Jusung, dan Moerdiono-Machica mukhtar.

Para pelaku nikah siri umumnya beralasan, ingin mencari cara instan dalam berumah tangga. Dengan nikah seperti ini, mereka akan mudah bisa menikah dan bercerai sewaktu-waktu. Dan mereka selalu berdalih tindakan tersebut sesuai dengan syariat. Jadi sah-sah saja.

Padahal, kata Ketua Forum Komunikasi Ulama dan Masyarkat Indonesia Syamsul Ma’arif, banyak kalangan masyarakt di Indonesia masih menganggap nikah siri adalah jalan terbaik. Padahal menurut hukum Islam itu keliru. Sebab seorang muslim yang tinggal di suatu negara juga harus berpijak pada hukum positif.

Syamsul juga menjelaskan soal bahayanya nikah siri bagi kaum perempuan. Sebab bila ada masalah sang suami pergi seenaknya. Karena tidak aturan yang mengikatnya. Karena pernikahan itu memang bersifat sembunyi-sembunyi.

Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia Amidan menyampaikan pesan, pernikahan siri itu sebaiknya di hindari oleh pasangan yang ingin menikah. Dan MUI, kata Amidhan, sudah mengeluarkan Fatwa Ijtima soal nikah siri pada 2 Mei 2005, di Pondok Pesantren Gontor.

Amidan menyayangkan, saat ini masyarakat masih menganggap nikah bawah tangan itu sah secara agama. Tapi persoalannya, hukum soal nikah itu sudah disesuaikan dengan negara, yakni UU Perkawinan. Dan nikah siri menyimpang dari UU Perkawinan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: