Penangkapan 19 mantan anggota DPR dituding ada kejanggalan

Published 06/02/2011 by martono loekito

ndonesia Development Monitoring menilai  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih “belum bersih” dalam menangkap tersangka mantan anggota DPR yang diduga penerima suap dalam Pemilihan Deputi Gubenur Senior Bank Indonesia (DGS BI) Miranda S Goeltom pada 2004.

Menurut Koordinator IDM, Malvin Barimbing ada keanehan dalam penahanan 19 mantan anggota DPR periode 1999-2004. “Di sini ada keanehan bahwa tidak semua penerima suap dalam pemilih deputy gubenur BI di tangkap, tapi ada juga yang hanya diperiksa dan lalu mengembalikan uangnya tapi pemeriksaan terhenti dijalan seperti mantan Anggota Fraksi PPP, Uray Faisal Hamid,” jelasnya, dalam rilis yang diterima primaironline.com, Jakarta, Minggu (30/1).

Malvin mengungkapkan, walaupun dalam pengakuannya Uray mengatakan, dirinya mengakui menerima TC tersebut lantaran secara pisikologis tertekan. Selain itu, sambung dia, dirinya ikut Sofyan Usman yang mengembalikan uang hasil pencairan TC ke KPK.

Ditambahkannya,, dari sisi hukum pidana ataupun tindak pidana korupsi yang berhubungan dengan suap ataupun gratifikasi bagi seorang pejabat negara yang menerima suap atau gratifikasi tersebut walaupun mengembalikan bukan berarti tidak bisa dijadikan tersangka atau dihukum.

“Berarti sia-sia saja ada KPK ada KPK, serta KPK terkesan bukan pemberantas koruspi tapi hanya sebagai debt collector, ini tentu saja sangat membuat citra KPK dimata public jatuh, dimana sebenarnya tindakan KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi selain mengambil lagi hasil dari korupsi juga memberikan hukuman pada pelakunya agar terjadi efek jera,” papar dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: