Pihak Terlibat Saling Tutup Informasi, Kasus Gayus Makin Ruwet

Published 06/02/2011 by martono loekito

Ada dugaan masing-masing pihak yang terlibat kasus Gayus Tambunan, saling menutupi informasi agar praktek mafia pajak tidak sampai dibongkar hingga tuntas. Namun apa pun resikonya, kasus itu dibongkar tuntas agar para pengemplang pajak untuk negara bisa segera diketahui dan dikenai sanksi hukum.

“Seperti Jaksa Cirus dengan kasus Antasari, pajak dengan Bakrie,” ujar penasihat Indonesia Police Watch (IPW), Johnson Pandjaitan, kepada wartawan di Depok, Jawa Barat, Sabtu (22/1/2011).

Pihak kepolisian mengaku menunggu hasil persidangan Gayus Tambunan jilid II, dalam kasus dugaan suap senilai Rp 28 miliar. Baru dari pengakuan Gayus, kepolisan mengembangkan kasus ini pada para penyuap. Tapi oleh IPW langkah itu dinilai terlalu lamban.

“Kalau begini polisi patut diduga berusaha melindungi 149 pengemplang pajak besar dan mengamankan pihak-pihak yang saling mengunci,” terang dia.

Johnson pun tidak heran dengan sikap polisi yang maju mundur mengusut keterlibatan Jaksa Cirus Sinaga dalam kasus ini. Cirus diduga memegang informasi penting dalam kasus Antasari sehingga polisi ragu-ragu melangkah lebih jauh.

“Cirus sangat berperan dalam kasus yang Rp 28 miliar itu. Para penyidik diduga kompromi dengan Cirus,” tambah Johnson.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: